Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Tuesday, July 24, 2018

Bendera Merah Putih yang Dipakai  Muhammad Zohri Diduga Milik Polandia
Muhammad Zohri

Keberhasilan pelari Lalu Muhammad Zohri memenangi lomba lari 100 meter putra pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7/2018), menyisakan banyak kisah.
Selain kisah-kisah heroik dari sosok Lalu Muhammad Zohri, juga ada kisah kurang menyenangkan yang terjadi tepat setelah Lalu Muhammad Zohri diumumkan sebagai juara, yaitu saat Zohri tampak kesulitan mencari bendera Indonesia.
Ya, bendera memang kerap menjadi semacam simbol kebanggaan yang dikenakan para pelari yang berhasil menjuarai lomba.
Seperti yang dilakukan dua pelari asal Amerika Serikat yang finis setelah Lalu Muhammad Zohri, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang justru langsung mendapatkan bendera negara mereka.
Meski pada akhirnya Zohri bisa memperoleh bendera Merah Putih yang kemudian dikenakannya, insiden yang terekam dalam video pertandingan yang beredar di dunia maya, memicu banyak spekulasi.
Salah satunya adalah dugaan bahwa bendera yang dikenakan oleh Lalu Muhammad Zohri bukanlah bendera Indonesia, melainkan bendera Polandia yang dibalik yang diberikan oleh seseorang.
Serupa tapi Tak Sama
Meski sudah menyatakan bahwa bendera tersebut adalah bendera Indonesia, bukan bendera Polandia yang dibalik, ada satu fakta yang wajib Anda ketahui mengenai bendera Merah Putih dan bendera Polandia atau Bendera Monako yang sangat mirip dengan Indonesia.
Meski terlihat serupa, yaitu terdiri dari dua garis berwarna merah dan putih, bendera Indonesia, Monako, dan Polandia (yang dibalik), akan terlihat berbeda ketika dipasang berdampingan.

Monday, July 23, 2018

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

 Ir.H. Joko Widodo
Presiden Joko Widodo mengeluhkan ekspor dan investasi Indonesia yang masih tertinggal dari negara tetangga. Padahal, Indonesia unggul jumlah penduduk dan luas wilayah.


"Ekspor kita, investasi kita kalah dibanding negara tetangga, Indonesia masih ketinggalan jauh. Singapore, Malaysia, Filipina, Thailand, kita sudah kalah," kata Jokowi di Harlah ke-20 PKB, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Juli 2018.


Menurut dia, ketertinggalan ini karena Indonesia masih berkutat dalam perdebatan perbedaan pilihan politik. Sedangkan, negara lain sudah lebih maju dengan mengikuti perkembangan teknologi dunia.


"Yang lain sudah berpikir mengenai intelijen, berpikir mengenai space age, hyper loop, kita masih berkutat seperti yang saya sampaikan," ucap dia.


Menurut dia, Indonesia bisa semakin tertinggal dengan negara ASEAN lain seperti Kamboja dan Laos, jika tak ada perubahan. Apalagi, tantangan global semakin sulit.


"Aset kita itu persatuan, tantangan global tidak semakin mudah tapi semakin sulit," terang dia.


Untuk memajukan ekonomi berkelanjutan, kata dia, juga tak bisa hanya berpusat di satu wilayah. Harus ada pemerataan di seluruh wilayah Indonesia, dari barat hingga timur.


"Banyak yang bertanya kenapa sih Bapak membangun Indonesia bagian timur Rp1.708 triliun. Kalau mau cepat bisa saja dibangun ekonomi di Jawa, tapi bagaimana urusan keadilan dan pemerataan," pungkas dia.